Asal Usul Selat Bali & Penjelasan Ilmiahnya

Asal Usul Selat Bali

Asal Usul Selat Bali & Penjelasan Ilmiahnya – Selat Bali adalah salah satu laut berukuran
kecil yang memisahkan antara pulau Jawa dan pulau Bali. Menurut dari banyak nya cerita kepercayaan para warga
selat Bali awalnya terbentuk karena perbuatan dari seorang pemuda yang bernama Manik Angkeran yang suka berjudi dan gila terhadap harta.

Namun seiring dengan perkembangan zaman hal tersebut terbantah
kan dengan statement dari para peneliti yang berkata bahwa asal usul selat bali terbentuk sekitar 23 Juta tahun yang lalu.

Para ahli mengeluarkan statement yang menyatakan bahwa terbentuknya
Selat Bali diakibatkan oleh aktivitas dari gunung api yang berada di timur dibawah daratan Pulau Jawa.

Asal Usul Selat Bali

Asal Usul Selat Bali Menurut Legenda Cerita Rakyat Bali

Menurut sumber yang diambil dari legenda rakyat zaman dahulu, pada awalnya
wilayah antara Pulau Bali dan Jawa merupakan suatu kesatuan daratan. Namun, Karena kemurkaan
seorang Ayah yang bernama Sidi Mantra kepada seorang anda yang bernama Manik Angkeran.

Cerita ini pun bermula dilokasi hutan dibagian luar kerjaan daha, yang mana pada
awalnya ada seorang petapa yang bernama Sidi Mantra yang terkenal
tekun dalam bersemedi. Dari semedi yang ia lakukan pun kini membuahkan hasil, yang mana ia
bertemu dengan sebuah cahaya putih yang memberinya sebongkah
harta dan juga sebuah manik merah, yang kemudian manik tersebut berubah menjadi
seorang bayi laki-laki yang diberinya nama Manik Angkeran.

Seiring berjalannya waktu Manik Angkeran tumbuh menjadi remaja yang memiliki kegemaran dalam permainan
taruhan sabung ayam dan itu pula hal yang akan membawa seorang Manik Angkeran kedalam petaka kelak Pada suatu hari Manik Angkeran yang diam-diam pergi untuk bermain taruhan
sabung ayam kemudian bermain hingga seluruh harta yang ia bawa pun habis, dan mengharuskan ia untuk
berhutang yang pastinya membuat ia tak sanggup melunasi apa yang sudah ia pinjam.

Perjalanan Sidi Mantra Dimulai

Manik Angkeran pun kemudian pergi menemui sang ayah Sidi Mantra untuk
membantu ia melunasi hutang yang telah dibuat, namun respon yang Manik Angkeran adalah
kemarahan dari sang ayah yang emosi karena melihat semua hartanya telah habis
karena dipakai Manik Angkeran untuk memuaskan hasratnya saja.

Oleh karena itu Sidi Mantra kemudian memilih cara terakhir
yaitu untuk bertapa kembali dan berharap bisa menemukan jalan keluar dari
situasi yang telah di hadapi oleh putra kesayangannya Manik Angkeran.

Hasil dari tapa yang telah ia lalui adalah ia mendapatkan sebuah Genta, yang mana genta itu dapat memanggil sesosok naga
penunggu Gunung Agung yang bernama Naga Besuki Namun Perjalanan yang dilalui oleh Sidi Mantra pun tidak lah mudah, ia harus melewati
sebuah hutan yang konon katanya terkenal dengan daerahnya yang angker dan memiliki banyak mahkluk halus yang tinggal disana.

Setibanya Sidi Mantra di kawah Gunung Agung, Sidi Mantra pun langsung membunyikan genta tersebut yang membuat Naga Besuki sang penjaga tempat tersebut pun datang dan menemuinya.

Kemudian dari hasil percakapan diantara Sidi Mantra dan Naga Besuki pun kini ia
mendapatkan sebongkah harta dari Naga Besuki yang ia manfaatkan untuk membantu sang
anak agar dapat melunasi hutang hutangnya, serta untuk memberitahu sang anak agar tidak mengulangi kesalahan yang sama kembali.

Kesalahan Yang Akan Membuat Daratan Jawa Dan Bali Terpisah

Ibarat kata tidak ada kapoknya, Manik Angkeran yang tamak pun kini mengulangi kesalahannya kembali yang membuat sang ayah murka dan mengusirnya dari rumah tersebut. Namun apa boleh kata hati seorang ayah yang lembut tidak akan se tega itu untuk menelantarkan anaknya, yang kini ia pun berpikir akan kembali ke Gunung Agung dan meminta harta dari Naga Besuki Kembali.

Pada waktu yang sama, Manik Angkeran pun bertemu dengan teman nya yang berkata apa bila ia ingin keluar dari situasi ini, maka ia harus mengikuti ayahnya ke Gunung Agung.

Setelah Manik Angkeran mengetahui cara dan bagaimana sang ayah mendapatkan harta yang ia punya, kemudian Manik Angkeran pun memiliki niat untuk mencuri genta sakti sang ayah, dan kemudian menguasai harta yang disimpan sang ayah.

Setelah apa yang ia impikan berhasil, diam diam Manik Angkeran pergi sendirian dan menemui Naga Besuki di kawah Gunung Agung. Apalah daya seorang manusia biasa yang tidak memiliki ilmu Kanuragan apapun, Manik Angkeran yang kini berhadapan dengan Naga Besuki pun takut dan berbohong mengenai hal apa yang telah membawanya datang dan Naga Besuki.

Ketamakan Yang Berujung Fatal

Naga Besuki yang mengetahui niat awal Manik Angkeran datang ketempat tersebut pun, dengan emosi memberikan nya sedikit harta yang dipunyai oleh Naga Besuki. Apalah arti sedikit harta dimata Manik Angkeran yang tamak akan harta, ia pun terpaku melihat ekor dari sang Naga Besuki yang mana membuatnya bertindak jauh dengan memotong ekor naga tersebut yang memiliki permata besar untuk dibawa lari menjauh Kata naas lah yang mungkin tepat untuk menggambarkan nasib dari Manik Angkeran, yang mana saat pelariannya membawa ekor dari Naga Besuki, ia malah harus terbakar karena dari kejauhan Naga Besuki menyemburkan api dari mulutnya ke jejak kaki yang tercipta dari Manik Angkeran Setelah api tersebut menjalar dari satu jejak ke jejak yang lain, kemudian api tersebut berhasil membakar habis tubuh Manik Angkeran yang membuat sang ayah yang sedang mencari anaknya tersebut kaget dan merasa sedih karena anak yang sangat ia cintai harus mati dengan kondisi tersebut.

Sang ayah pun kini mencari sang naga untuk memohon meminta agar sang anak kembali dihidupkan, yang hal tersebut disanggupi oleh Naga Besuki dengan syarat agar Manik Angkeran dapat menyambungkan kembali ekornya yang telah putus, dan syarat yang kedua agar setelah anaknya hidup kembali, Sidi Mantra harus meninggalkan anaknya agar ia tak manja Setelah menyetujui persyaratan yang telah dibuat oleh sang naga, Manik Angkeran pun dengan kesaktian yang ia punya kini menyambungkan kembali ekor sang naga yang telah terputus. Persyaratan tetap lah persyaratan, kini Manik Angkeran pun telah hidup kembali karena dibangkitkan oleh sang Naga Besuki. Namun ada persyaratan kedua yang harus di tepati oleh Sidi Mantra, ia pun kini berjalan menjauh dari tempat tersebut dan berniat meninggalkan Manik Angkeran disana bersama Naga Besuki.

Ditengah perjalanannya Sidi Mantra memiliki sebuah pemikiran untuk membuat garis menggunakan tongkatnya yang membuat sebuah daratan terpisah menjadi dua yang kini disebut dengan Selat Bali.

Asal Usul Selat Bali Menurut Dari Para Ahli Geologi

Pulau Bali tercipta melewati proses yang sangat panjang. Menurut para ahli Geologi, Terbentuknya Selat Bali karena adanya aktivitas vulkanik Jangka waktu dari terciptanya Pulau Bali adalah sekitar 23 juta tahun ketika adanya aktivitas gunung api yang berada tepat di timur bawah laut Pulau Jawa Akibat dari aktivitas gunung tersebut, magma panas keluar dari dalam perut bumi, yang mengendap dan mengalami pengerasan diatas laut Endapat dan pengerasan magma tersebut, kini membentuk sebuah pulau yang kini pulau tersebut dikenal dengan sebutan Pulau Bali.